Home 4 Tahun Sudah Siap Sekolah atau Belum?

4 Tahun Sudah Siap Sekolah atau Belum?

"Juli nanti anak saya genap berusia 4 tahun. Rencananya, kami mau coba mendaftarkannya ke TK A. Kami sudah survei ke beberapa sekolah. Cuma kami masih bingung mana yang dipilih karena jadwal sekolahnya berlainan. Ada yang masuk Senin-Sabtu. Ada juga yang tiga atau lima hari seminggu. Anak saya bersemangat kalau ditanya apakah dia mau sekolah. Tapi kadang-kadang dia tidak mau. Saya jadi bingung, kira-kira perlu sekolah atau tidak. Kadang saya berpikir, apa cukup dibelikan komputer saja, biar dia nanti belajarnya melalui software-software untuk anak-anak.  Kalau suami saya lebih memilih untuk tidak sekolah dulu. Katanya mungkin tahun depan, ketika berusia 5 tahun. Apalagi sekarang, masuk SD harus berusia 7 tahun. Berarti kalau dia sekarang sekolah, sudah menghabiskan masa 3 tahun di TK. Khawatirnya dia jadi bosan sekolah." (Rika, Bekasi)

Jawaban dari Dra Mayke S. Tedjasaputra, MSI, Play Therapist dan Psikolog:

Persyaratan usia yang ditetapkan oleh pengelola SD bisa berbeda satu sama lain, biasanya sekitar 6 atau 7 tahun. Seorang anak yang akan mengikuti pendidikan di SD diharapkan sudah matang (siap) dalam hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan akademis, kerja sama dengan guru dan teman, berpisah dengan lingkungan rumah, dan mandiri untuk mengatasi masalah-masalah kecil di sekolah. Contoh apa yang akan dia lakukan kalau tidak bisa mengerjakan tugas dari guru, apa yang harus dilakukan ketika ada teman yang suka mengancam dirinya, dan lain-lain.

Juli mendatang putra Anda genap berusia 4 tahun, jadi tidak ada salahnya dia didaftarkan di TK A. Pilihlah TK yang tidak menekankan kegiatan akademis (mengajarkan anak membaca, menulis, berhitung). Tujuannya untuk membiasakan anak bergaul dengan teman, belajar mengatasi masalah ketika bertengkar dengan teman, ingin buang air kecil atau buang air besar, membuka kotak makanan, makan sendiri. Belajar menyimak hal-hal yang diceritakan oleh guru dan melakukan berbagai kegiatan yang diberikan di TK, termasuk mengikuti apa yang ditugaskan oleh guru. Dia akan belajar banyak untuk berkomunikasi dengan teman-temannya, bagaimana mengemukakan keinginannya, mengerti apa yang diinginkan oleh teman, bagaimana harus merespons permintaan atau pun ancaman teman, dan seterusnya.

Walaupun TK bukan persyaratan utama untuk mengikuti pendidikan di SD, tidak ada salahnya mengikutsertakan anak dalam kegiatan di TK, sebab banyak manfaat yang akan diperoleh.

Apa yang terjadi kalau Anda menyediakan komputer dengan berbagai software edutainment? Beberapa ketrampilan, pengetahuan, dan konsep-konsep dasar yang diajarkan melalui software bisa dikuasai, tetapi kesempatan anak untuk bergaul dengan teman-temannya akan berkurang, apalagi kalau dia termasuk tipe anak yang lebih suka menyendiri. Dikhawatirkan kalau dia tergila-gila menggunakan komputer, akan kurang kesempatan berhubungan dengan orang lain, menyentuh dan memanipulasi benda, melakukan penjelajahan terhadap segala sesuatu yang ada di lingkungannya.

Diharapkan dengan penjabaran untung rugi anak masuk TK, Anda dan suami bisa lebih mantap untuk mengambil keputusan mengenai putra tercinta.

 

Sumber kompas.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mukanya yang mungil dan semyumnya yang lucu selalu membawa kegembiraan dan kedamaian"
Bu Juni Kader dari RT 6

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?