Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Tunda Kehamilan Setelah Operasi Pelangsingan
Home Kehamilan Saat Kehamilan Tunda Kehamilan Setelah Operasi Pelangsingan

Tunda Kehamilan Setelah Operasi Pelangsingan

 

Jika Anda melakukan operasi penurunan berat badan dan sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya Anda menunggu beberapa waktu untuk hamil. Sebuah tinjauan baru dari Amerika Serikat menunjukkan operasi penurunan berat badan yang dilakukan terlalu dekat dengan waktu memulai kehamilan akan meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Beberapa studi menyarankan agar wanita menunda paling tidak setahun untuk hamil setelah melakukan operasi bariatric atau penurunan berat badan seperti operasi bypass lambung.

Ditambah lagi, kekurangan nutrisi setelah melakukan operasi ini juga akan berpotensi mempengaruhi pertumbuhan janin, ungkap para peneliti.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), wanita yang pernah menjalani operasi penurunan berat badan mengalami peningkatan risiko kekurangan berbagai unsur gizi penting, seperti zat besi, vitamin B12, folat, vitamin D dan kalsium. Sedangkan saat mengandung, unsur gizi ini penting bagi ibu maupun janin.

Untuk alasan ini, wajar bagi para peneliti untuk merekomendasikan pada wanita yang pernah menjalani operasi penurunan berat badan untuk menunda kehamilan selama satu tahun. Para wanita ini juga perlu berkonsultasi pada dokter tentang waktu yang tepat untuk hamil, kontrasepsi, gizi, berat badan dan suplemen vitamin.

Akhir-akhir ini jumlah wanita yang menjalani operasi penurunan berat badan meningkat seiring meningkatnya epidemi obesitas. Di Amerika Serikat saja, antara tahun 2003 hingga 2005, setengah dari total operasi penurunan berat badan dilakukan oleh wanita yang berusia antara 18 sampai 45 tahun.

Sekalipun operasi penurunan berat badan berbahaya jika dekat dengan waktu mulai kehamilan, lebih berbahaya lagi obesitas pada saat kehamilan. Studi menunjukkan, obesitas meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestational.

 

Sumber: kompas.com