Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Kesehatan Balita
Home Kesehatan

Kesehatan Balita

Cegah Kanker pada Anak Sejak Dalam Kandungan

Tanda-tanda genetik bisa meningkatkan risiko kanker muncul pada telur dan dibawa melalui perkembangan janin hingga lahir. “Risiko seseorang mengalami kanker bisa dicegah bahkan sebelum terjadinya pembuahan. Faktor risiko ini sudah ada dalam sel telur ibu,” kata profesor Ricardo Uauy, penasihat kesehatan PBB dan WHO.

Read more...

 

Gejala Kanker Pada Anak

retinoblastomaBelum diketahui pasti apa penyebab kanker pada anak-anak. Kanker yang menyerang bayi sejak dilahirkan, diduga penyebabnya adalah penyimpangan pertumbuhan sel akibat cacat genetika dalam kandungan. Pada anak-anak yang lebih besar, diduga pemicunya adalah faktor lingkungan dan makanan anak-anak yang tidak sehat. Bisa juga karena radiasi atau infeksi virus. Atau perpaduan antara faktor genetika, lingkungan, radiasi, dan infeksi.

Read more...

 

Kanker pada Anak Bisa Disembuhkan

Menurut data statistik dari International Agency for Research on Cancer (IARC), satu dari 600 anak akan menderita kanker sebelum usia 16 tahun. Kanker pada anak merupakan masalah yang kompleks mengingat perawatan dan pengobatannya melibatkan selain orangtua, tenaga profesional dan tak kalah penting adalah keluarga besar, sekolah dan lingkungan turut berperan.

Read more...

 

Jangan Anggap Enteng Anemia pada Anak

Karena zat besi berfungsi sebagai pembentuk hemoglobin, maka jenis anemia defisiensi besi ini merupakan jenis kasus anemia yang paling banyak ditemui. Data WHO menyebutkan sekitar 2 miliar penduduk dunia terkena penyakit tersebut

 

Read more...

 

Setiap Tahun 4.100 Anak Terjangkit Kanker Baru

Di indonesia diperkirakan setiap tahun ada 4.100 kasus kanker baru pada anak. Kondisi lingkungan yang buruk serta konsumsi makanan kurang sehat menjadi salah satu faktor pemicunya.

Read more...

 

Inilah Jenis Kanker Yang Menyerang Anak-anak

Awalnya ia mengaku mengalami sakit perut parah di awal tahun 2009, setelah melakukan pemeriksaan pada Mei 2009 diketahui bahwa ia mengalami kanker ovarium. Ia akhirnya menjalani operasi selama 6 jam untuk mengangkat ovarium dan dilanjutkan dengan melakukan kemoterapi.

Read more...

 

GIZI AND ADVERSITY QUOTIENT ANAK

Makanan kaleng diawetkan dengan menggunakan berbagai bahan pengawet, dan ditambah dengan bahan-bahan kimia lainnya, misalnya pewarna, penguat rasa, dan sebagainya. Berbagai bahan kimia ini disinyalir memiliki efek negatif terhadap fungsi-fungsi tubuh, terutama fungsi otak, sehingga sebaiknya dihindarkan dari konsumsi anak-anak.

Read more...

 

Anak sulung rentan kena penyakit jantung?

Hasil penelitian yang dipresentasikan pada Forum Ilmiah Asia Pasifik Asosiasi Jantung Amerika di Honolulu, tidak bertujuan untuk mengenali alasan mengapa anak pertama lebih menderita penyakit jantung. Tetapi kepribadian mungkin memainkan peranan penting penyebab anak tertua begitu rentan.

Read more...

 

Diare pada Bayi

Di bawah 1 thn 3 jam pertama 1,5 gelas selanjutnya 0.5 gelas setiap kali mencret Di bawah 5 thn (anak balita) 3 jam pertama 3 gelas, selanjutnya 1 gelas setiap kali mencret. Anak diatas 5 thn 3 jam pertama 6 gelas, selanjutnya 1,5 gelas setiap kali mencret Anak diatas 12 thn & dewasa 3 jam pertama 12 gelas, selanjutnya 2 gelas setiap kali mencret (1 gelas : 200 cc).

Read more...

 

Penyakit Campak Pada Anak

Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus

Read more...

 

Pertusis - Batuk Rejan

Frekwensi derajat batuk bertambah 5-10 kali pengulangan batuk uat, selama expirsi diikuti usaha insprasi masif yang medadak sehingga menimbulkan bunyi melengking (whooop) oleh karena udara yang dihisap melalui glotis yang menyempit. Muka merah, sianosis, mata menonjol,lidah menjulur, lakrimasi, salivasi, petekia diwajah, muntah sesudah batuk paroksimal, apatis , penurunan berat badan, batuk mudah dibangkitkan oleh stress emosiaonal dan aktivitas fisik. Anak dapat terberak berak dan terkencing kencing. Kadang kadang pada penyakit yang berat tampak pula perdarahan subkonjungtiva dan epistaksis.

Read more...

 
More Articles...
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Web Posyandu ini terbuka untuk seluruh warga TTC. Bagi siapa yang ingin memberikan kontribusinya, baik berupa artikel, opini dan lainnya, akan diberikan akses untuk posting sendiri. Untuk itu mohon memberitahukannya kepada Admin dengan memberikan Nama User dan Passwaord pribadi.

Banner
Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?