Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Efek Menunda Jadwal Pemberian Imunisasi
Home Kesehatan Imunisasi Efek Menunda Jadwal Pemberian Imunisasi

Efek Menunda Jadwal Pemberian Imunisasi

 

Setiap bayi membutuhkan imunisasi, karena bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup kuat untuk melawan bakteri dan virus. Namun terkadang banyak ibu yang menunda jadwal pemberian imunisasi karena alasan kondisi bayi yang sedang tidak sehat. Sebenarnya keterlambatan ini tidak masalah, sebelum anak terkena penyakitnya, namun pemberian satu vaksin ke vaksin lainnya terlalu jauh, kemampuan mengenali virus akan melambat, sehingga virus bisa menyerang anak. Pilek, demam ringan dan batuk yang terjadi pada bayi sebenarnya bukan alasan untuk tidak memberikannya imunisasi. Bayi dalam kondisi ini masih aman untuk diberikan imunisasi. Namun jika anda merasa tidak yakin untuk memberikan imunisasi saat anak sedang batuk pilek atau demam ringan, boleh saja pemberian imunisasi ditunda.

Kapan Pemberian Imunisasi Harus Ditunda?

Imunisasi memang sangat membantu sistem kekebalan tubuh anak untuk mengenali virus, namun ada beberapa kondisi dimana sangat dianjurkan untuk tidak memberikan imunisasi pada anak. Jika anak hanya mengalami batuk, pilek, dan demam yang ringan, ini bukanlah masalah, namun jika anak telah menderita demam tinggi sebaiknya jangan diimunisasi. Pada keadaan yang parah, anak bisa lumpuh.

Pada beberapa kasus anak demam yang diimunisasi, ada yang terkena cerebralpalsy atau kelumpuhan otak, dimana anak tidak bisa menggunakan anggota tubuhnya dengan baik dan akan mengalami pertumbuhan yang terhambat. Menunda Jadwal Pemberian Imunisasi sangat baik jika memang anak sedang demam tinggi. Kenali dan periksa keadaan anak anda sebelum diimunisasi. Jangan sampai hal yang menakutkan terjadi.

Efek Samping Setelah Imunisasi

Setiap anak yang melakukan imunisasi, pasti mendapatkan efek samping seperti bengkak dan kemerahan disekitar suntikan, demam ringan, atau anak menjadi rewel. Ini adalah hal yang wajar, dan biasanya efek samping itu terjadi tergantung pada sistem kekebalan tubuh si anak. Anak akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat jika dia mendapatkan ASI eksklusif. ASI eksklusif adalah hak anak dan setiap anak berhak mendapatkannya dari sang ibu. Karena ASI akan sangat berpengaruh kepada kesehatan dan perkembangannya.

Efek samping setelah imunisasi tidak perlu dikhawatirkan yang perlu dikhawatirkan adalah ketika anak tidak mendapatkan imunisasi dan tidak bisa mengenali virus yang masuk kedalam tubuhnya. Jika memang anda merasa bingung antara memberikan atau menunda jadwal pemberian imunisasi pada bayi anda, anda bisa mengkonsultasikannya ke dokter, anda akan mendapatkan jalan yang terbaik.

 

 

Sumber artikelkesehatananak.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Rasanya ingin kembali menjadi Balita. Polos ... apa adanya ... tanpa beban"
Bu Anto Kader dari RT 1

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?