Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Kiat Mengawinkan Labu Botol (bagian 1)
Home Labu Keberuntungan Kiat Mengawinkan Labu Botol (bagian 1)

Kiat Mengawinkan Labu Botol (bagian 1)

 

Menjaga keaslian galur labu botol adalah sangat penting, kecuali menginginkan kejutan dengan hasil buah yang aneh karena penyerbukan silang antara beberapa bentuk labu botol yang berbeda tanpa sepengetahuan Anda. Untuk itu Anda harus mengetahui perbedaan bentuk bunga jantan dan bunga betina labu botol dan bagaimana cara penyerbukan / mengawinkannya, karena bila salah melakukannya – tidak akan mendapatkan hasil apapun selain rasa kecewa.

Sebelum melakukan penyerbukan – mengawinkan  bunga jantan dan betina, terlebih dahulu harus belajar untuk membedakan bunga jantan dan bunga betina karena tanaman layaknya manusia, untuk menghasilkan anak juga butuh induk jantan dan betina. Demikian pula tanaman untuk menghasilkan keturunan, dalam hal ini benih harus terjadi perkawinan / penyerbukan bunga betina oleh bunga jantan. Inilah yang harus diperhatikan sebelum melakukan penyerbukan labu botol (Sumber: The Gourd Reserve):


1.    Bunga jantan labu botol terdapat pada batang primer / batang utama, dan muncul setelah tanaman berumur kurang lebih 2,5 – 3 bulan sejak ditanam. Anda bisa menelusurinya dari bawah tempat pangkal batang sampai kurang lebih 3 meter ke atas, bila tanaman cukup gizi, sehat dan mendapatkan sinar matahari secara cukup akan tampak muncul beberapa bunga. Bunga jantan muncul dan berdampingan dengan tangkai daun, bertangkai kecil panjang dengan satu bulatan kecil di pangkal bunga. Helai bunga tipis melengkung, pada tengah bunga tampak butiran benang sari menempel pada stamen yang berliku-liku.

2.    Bunga betina terletak di dahan lateral dari batang utama, jadi dari batang utama akan tumbuh percabangan menyamping kanan atau kirinya. Bunga betina juga berdampingan dengan tangkai daun, terbentuk biasanya pada awal sampai daun ke empat cabang lateral. Bunga betina bertangkai pendek dan gemuk, serta terdapat dua bulatan besar pada dasar bunga sebagai bakal buah. Helai bunga tebal dan tegak, pada tengah bunga tampak stigma –tonjolan yang basah berlendir tempat menempelnya benang sari.

3.    Pilihlah bunga jantan dan betina yang sama-sama matang, mekar pada hari yang sama – cukup satu bunga jantan untuk satu bunga betina jadi tidak perlu poliandri – satu bunga betina dengan beberapa bunga jantan.

Untuk tahapan melakukan penyerbukan bunga labu botol agar sukses membentuk buah yang sehat serta benih murni labu botol, silahkan menyimak pada tulisan Mengawinkan Labu Botol bagian ketiga.




Sumber:  naturindonesia.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mereka tak mau digendong ... dan tak mau dipegang tangannya. Berjalan sendiri dengan wajah bersemangat.  Ya ... menambah semangatku untuk lebih giat melayaninya"
Bu Agus Kader dari RT 5

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?