Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Menyusui Eksklusif Cegah Kehamilan
Home Menyusui dan Susu Menyusui Eksklusif Cegah Kehamilan

Menyusui Eksklusif Cegah Kehamilan

Menurut program Keluarga Berencana (KB) jarak ideal antara kehamilan pertama dan kedua adalah 5 tahun. Sebelum menemukan metode KB yang cocok, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan bagi bayi dapat digunakan sebagai KB alami asal mengikuti persyaratannya.

Menurut program Keluarga Berencana (KB) jarak ideal antara kehamilan pertama dan kedua adalah 5 tahun. Sebelum menemukan metode KB yang cocok, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan bagi bayi dapat digunakan sebagai KB alami asal mengikuti persyaratannya.

KB alami dengan menyusui terbukti ampuh menunda kehamilan. KB alami yang disebut metode amenore laktasi (MAL) efektivitasnya mencapai 98%. Namun efektivitasnya bisa dipenuhi dengan syarat:

Ibu belum mendapat haid lagi.

Menyusui bayi secara eksklusif- ASI sja, tanpa makanan minuman tambahan apapun.
Menyusui sesering mungkin-minimal 12 kali sehari- dan selama mungkin. Interval atau jeda menyusui di siang hari tidak lebih dari 4 jam dan interval di malam hari tidak lebih dari 6 jam. Tetap menyusui meski ibu atau bayi sedang sakit, karena jika berhenti menyusui, produksi ASI bisa berkurang dan menurunkan kadar hormone prolaktin.Tidak memakai botol, empeng atau nipple shield, karena bisa menganggu proses bayi mengisap ASI. Jika bayi tidak emngisap dengan benar dan menurunkan kadar hormon prolaktin.

Karena hormon. Pada MAL Anda memanfaatkan masa ketika siklus haid belum kembali normal sejak hamil dan melahirkan. Umumnya siklus haid akan kembali normal setelah 2-3 bulan paska melahirkan. Namun jika menyusui, sering Anda menjadi tidak haid akibat adanya hormone laktasi atau prolaktin-kadar prolaktin tetap tinggi, hormone prolaktin akan menekan kadar hormone estrogen yang fungsinya mematangkan sel telur. Jikas el telur tidak matang, maka tidak akan terjadi pembuahn. Dengan demikian, tidak terjadi kehamilan.

Pada bulan pertama menerapkan MAL, kemungkinan hamil hanya 2%. Namun bila Anda telah mendapat haid kembali, risiko hamil menjadi lebih besar dan sejak saat itu MAL tidak lagi efektiv sebagai metode KB. Anda perlu segera beralih ke metode KB lainnya seperti suntik, pil, atau implant. Untuk memastikan bahwa kesuburan Anda telah kembali, gunakan alat pengetes ovulasi atau ovulation test. Bila hasilnya positif, berarti kesuburan telah kembali. Berhubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi pada saat itu bisa mengakibatkan kehamilan.

 

Sumber:  budanbalita.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mukanya yang mungil dan semyumnya yang lucu selalu membawa kegembiraan dan kedamaian"
Bu Juni Kader dari RT 6

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?