Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Pemerintah Bidik Dana Asing Biayai KB
Home Pemerintah Bidik Dana Asing Biayai KB

Pemerintah Bidik Dana Asing Biayai KB

 

Komposisi dana program Keluarga Berencana (KB) masih jauh dari ideal. Pada 2010, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ‘hanya’ mendapat alokasi sekitar Rp1,3 triliun, dan untuk 2011 jumlahnya naik menjadi Rp2,5 triliun.

Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan ideal bagi keseluruhan program BKKBN per tahun yang ditaksir membutuhkan anggaran minimal Rp3,5 triliun.

"Anggaran yang kita terima tidak sampai 50% jumlahnya dibanding kebutuhan per tahun," ungkap Eddy Hasmi, Head of Center for International Training and Collaboration BKKBN, disela pembukaan acara The Third Batch of The Third Country Training Program (TCTP) on Behavior Change Communication (BCC) in Family Planning/Reproductive Health.

Lantaran tipisnya anggaran, ke depan pemerintah bakal berusaha kembali membidik dana asing untuk menambal kekurangan yang ada.

Sebagaimana diketahui, sejak 2005, program KB di Indonesia tidak lagi mendapat uang dari fund dunia, lantaran dianggap telah berhasil dalam melaksanakan KB. Padahal, seiring dengan berjalannya otonomi daerah, program KB di negara ini perlahan terus mengalami perlambatan.

Dengan hadirnya bantuan hibah United Nations Population Fund (UNFPA) senilai kurang lebih 30 juta dollar AS bagi program kependudukan di Indonesia untuk tahun 2011 sampai 2015, Eddy sangat berharap, minimal dari total hibah tersebut bisa disisihkan untuk program KB sebesar 1 juta dollar AS bagi program kerjasama pelatihan bagi negara berkembang dan 1 juta dollar AS lagi untuk pembangunan KB di daerah.

Sebagaimana diketahui, porsi terbesar hibah UNFPA bakal jatuh bagi program kesehatan ibu dan anak. Pasalnya, tingkat kematian ibu di Indonesia, masih salah satu yang tertinggi di dunia.

Desakan agar negara-negara maju mau menyisihkan minimal 1% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) mereka untuk program kependudukan dan reproduksi dunia pada tahun depan, menurut Eddy bisa menjadi peluang. Saat ini, rata-rata negara maju hanya menyisihkan 0,8% dari total PDB mereka bagi program kependudukan dunia. Sebagian besar dana terkumpul mengalir ke negara-negara di Afrika.

Sejatinya, semenjak 2 tahun lalu, BKKBN sudah membuat proposal pengajuan bantuan ke negara donor. Proposal pertama berisi permintaan bantuan dana program revitalisasi infrastruktur KB di daerah dan proposal kedua berkenaan dengan peningkatan kualitas petugas KB di lapangan.

"Dua proposal itu sudah dikirim ke Bappenas. Namun hingga saat ini, belum satupun negara yang tertarik untuk menanggapi proposal itu," keluhnya.

Pada tahun ini, sejatinya dari donor asing, Indonesia telah mendapat hibah 100 ribu dollar AS dari Colombo Plan untuk mendidik negara Afganistan, Vietnam, Mongolia, Pakistan, Srilangka, Laos, Myanmar, Papua New Guinea, Bhutan dan Nepal dalam menerapkan kebijakan KB.

Kendati tentunya tidak didapatkan keuntungan secara ekonomis dengan melatih KB bagi negara berkembang , namun menurut Eddy secara politis Indonesia mendapatkan posisi tawar strategis. “Kegiatan ini dampaknya bagus sekali secara politis. Artinya di mata negara sahabat, Indonesia masih dianggap maju dalam bidang KB dan pemberdayaan,” sebut dia.

Sementara itu, terkait dengan program TCTP on Behavior Change Communication in Family Planning/Reproductive Health yang kini berlansung, Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Kasmiyati menjelaskan, program ini adalah pelatihan yang didanai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) bagi Kamboja, Ethiopia, Kenya, Timor Leste, Yaman dan Mozambik.

"Targetnya agar komunikasi model KB di Indonesia bisa diterapkan di negara mereka," imbuhnya.

 

Sumber mediaindonesia.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mereka tak mau digendong ... dan tak mau dipegang tangannya. Berjalan sendiri dengan wajah bersemangat.  Ya ... menambah semangatku untuk lebih giat melayaninya"
Bu Agus Kader dari RT 5

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?