Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Sindikat Perdagangan Bayi
Home Perlin. Keluarga Perlindungan Anak Sindikat Perdagangan Bayi

Sindikat Perdagangan Bayi

 

Sekjen Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait mengatakan bahwa telah terjadi sindikat perdagangan bayi di sekeliling kita. Menurut dia, sindikat itu terindikasi melibatkan orang dalam.

Ditemui di kantornya, Selasa (12/1/2010), Aris Merdeka Sirait mengatakan, perdagangan bayi ini tergolong profesial.

Penculik mengaku sebagai suster yang bekerja di rumah sakit, rumah bersalin, atau puskemas. Sebelumnya pelaku telah mempelajari keadaan rumah sakit dan rumah bersalin sehingga pelaku dengan leluasa beraksi dan bertindak dengan sangat meyakinkan dalam mengecoh para korban.

Aris menambahkan, sindikat perdagangan bayi ini mempunyai motif antara lain adopsi ilegal, perdagangan organ tubuh, dan untuk alasan prostitusi.

Dari data yang diterima Aris, pada 2008 telah terjadi 72 kasus. Tahun 2009 sebanyak 102 kasus, 26 di antaranya terjadi di rumah sakit, rumah bersalin, puskemas, dan tempat-tempat bersalin lainnya. Tahun 2010 sudah terjadi 2 kasus, yang terakhir ini adalah kasus penculikan bayi di Puskesmas Kembangan pekan lalu.

Dengan adanya peristiwa penculikan itu, Aris mengimbau ibu-ibu, khususnya para ibu yang akan melahirkan, agar meningkatan kewaspadaan. "Hendaknya berhati-hati, meningkatkan kewaspadaannya, dan melakukan evaluasi sebelum memilih tempat melahirkan," ucap Aris.

Penculik umumnya mengincar bayi yang baru berusia beberapa jam, ini disebabkan bayi yang berumur beberapa jam masih mudah ditukar identitasnya. Menanggapi kasus penculikan bayi di Puskesmas Kembangan, Aris mengharapkan pihak Puskesmas Kembangan dapat bertanggung jawab secara hukum, tidak boleh lepas tangan begitu saja.

"Selain itu, hendaknya puskesmas tersebut juga membebaskan semua biaya administrasi ibu yang bayinya menjadi korban penculikan. Puskesmas Kembangan bisa terkena hukum pidana, dikenai sanksi administrasi karena telah melanggar hak-hak konsumen," kata Aris.

Sumber kompas.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mens sana in corpore sano ... di sinilah pembentukan manusia dan SDM unggul dimulai"
Bu Ratih Ketua Pos Yandu TTC

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?