Home Posyandu Pelaksanaan 5 Langkah Kegiatan Posyandu

Pelaksanaan 5 Langkah Kegiatan Posyandu

 

 

1. MATERI 3PELAKSANAAN 5 LANGKAH KEGIATAN POSYANDU Manjilala | www.gizimu.com

2. TUJUAN BELAJAR• Peserta dapat menyebutkan pelaksanaan 5 langkah kegiatan pada hari buka Posyandu• Peserta dapat melaksanakan proses atau langkah-langkah kegiatan dari langkah kegiatan 1 sampai langkah kegiatan 5

3. PENGERTIAN• 5 langkah kegiatan Posyandu adalah kegiatan pelayanan yang dilaksanakan pada hari buka Posyandu. Langkah 1 sampai dengan 4 dilaksanakan oleh para kader, sedangkan langkah- 5 oleh petugas sektor, yaitu petugas kesehatan, PLKB atau sektor yang lainnya.• 5 langkah kegiatan bukan berarti benar-benar harus ada 5 meja karena ini hanyalah merupakan sistem kegiatan, artinya 5 jenis kegiatan, dan bisa saja tidak semua kegiatan menggunakan meja yang sesungguhny.

4. SIMULASI (persiapan) KAMI MEMBUTUHKAN RELAWAN SEBANYAK 11 ORANG UNTUK MENJADI PEMERAN DI BAWAH INI• Pemeran-1 : Kader yang bertugas di kegiatan ke-1 (Pendaftaran)• Pemeran-2 : Kader yang bertugas di kegiatan ke-2 (Penimbangan)• Pemeran-3 : Kader yang bertugas di kegiatan ke-3 (Pencatatan)• Pemeran-4 : Kader yang bertugas di kegiatan ke-4 (Penyuluhan)• Pemeran-5 : Kader yang bertugas di kegiatan ke-5• Pemeran-6 : Ibu / Bapak yang membawa balita usia 2 tahun yang keadaannya sangat kurus• Pemeran-7 : Ibu hamil dengan balita usia 1 tahun yang sedang Diare• Pemeran-8 : Ibu menyusui dengan bayi usia 8 bulan dan belum diimunisasi• Pemeran-9 : Ibu / Bapak yang membawa balita usia 15 bulan yang belum mendapat imunisasi lengkap• Pemeran-10 : ibu hamil yang usianya lebih dari 37 tahun dan kedua kakinya bengkak• Pemeran-11 : Ibu / Bapak yang sakit perut hebat sekali sehingga mengaduh-aduh kesakitan dan meminta pertolongan kepada kader dan petugas kesehatan

5. SIMULASI (pelaksanaan)• Para kader dan petugas kesehatan bersiap-siap dan duduk didepan mejanya masing-masing.• Pemeran-6 dan 7 kemudian datang dan dilayani oleh kader sesuai langkah-langkah yang seharusnya.• Setelah itu, pemeran-8, 9 dan 10 datang menyusul dan juga dilayani sebagai mana mestinya oleh para kader• Pemeran-11 kemudian datang juga menyusul

6. PLENO• Didalam simulasi, apakah cara kader menghadapi peserta posyandu yang bermacam-macam keadaannya sudah sesuai dengan tugas masing- masing ?• Bagaimana langkah-langkah kegiatan 1 s.d 5 yang benar ?• Di lapangan, proses di meja berapa yang paling sulit dilaksanakan ? Mengapa ?• Bagaimana cara mengatasi kesulitan tersebut ?

7. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN KEGIATAN DI POSYANDULANGKAH -1 :• Kader mendaftar bayi / balita yang dibawa ibu-ibu : yaitu nama bayi / balita tersebut ditulis pada secarik kertas yang kemudian diselipkan pada KMS-nya. Apabila balita merupakan peserta baru, berarti KMS baru diberikan, nama anak ditulis pada KMS dan secarik kertas yang kemudian diselipkan pada KMSnya.• Selain itu, kader juga mendaftar ibu hamil, yaitu nama ibu hamil tersebut ditulis pada Formulir atau Register Ibu Hamil. Apabila ibu hamil tidak membawa balita, langsung dipersilahkan menuju ke kegiatan 4.LANGKAH - 2 :• Kader di kegiatan 1 meminta orang tua balita untuk membawa bayi / balitanya dan menyerahkan KMS kepada kader di kegiatan-2.• Kader di kegiatan 2 menimbang dan mencatat hasil penimbangan bayi / balita tersebut pada secarik kertas yang diselipkan dalam KMSLANGKAH - 3 :• Setelah ditimbang, kader meminta keluarga balita menyerahkan KMS dan kertas catatan kepada kader di kegiatan 3. setelah itu kader memindahkan catatan hasil penimbangan balita dari secarik kertas ke dalam KMS anak tersebut.• Kader menyerahkan KMS kepada keluarga balita yang kemudian menuju ke kegiatan 4.

8. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN KEGIATAN DI POSYANDU (lanjut)LANGKAH - 4 :• Kader yang bertugas menerima KMS anak dari keluarga balita membacakan dan menjelaskan data KMS tersebut.• Kader kemudian memberikan nasihat kepada keluarga balita, baik dengan mengacu pada data KMS maupun pada hasil pengamatan terhadap anaknya.• Apabila tidak ada petugas kesehatan di kegiatan 5 (pelayanan), kader dapat melakukan rujukan ke tenaga kesehatan, bidan, PLKB, atau Puskesmas apabila ditemukan masalah pada balita, ibu hamil, atau ibu menyusui.• Selain itu, kader juga dapat memberikan penyuluhan gizi atau pertolongan dasar, misalnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT), tablet tambah darah (tablet besi), Vitamin A, Oralit dan sebagainyaLANGKAH - 5 :• Khusus untuk kegiatan ini utamanya hanya dapat dilakukan oleh petugas kesehatan, bidan, atau PLKB yang memberikan layanan antara lain :• Imunisasi• Keluarga Berencana (KB)• Pemberian tablet tambah darah (tablet besi), vitamin A, dan obat-obatan lainnya

9. MASALAH-MASALAH YANG SERING DITEMUKANDari hasil temuan lapangan, beberapa kesulitan yang dihadapikader di masing-masing meja adalah sebagai berikut:– Di kegiatan 1 : balita biasanya tidak sabar menunggu giliran apabila peserta yang datang banyak– Di kegiatan 2 : bayi/balita biasanya menangis apabila ditimbang– Di kegiatan 3 : kader seringkali kerepotan mencatat hasil penimbangan ke dalam KMS apabila pesertanya banyak– Di kegiatan 4 (penyuluhan) : merupakan proses yang paling sulit karena kader harus melayani penyuluhan perorangan secara bergantian sedangkan keluarga dan balita biasanya tidak sabar menunggu dan ingin segera pulang

10. SARAN-SARAN UNTUK KADER• Selama menunggu, berikan makanan PMT kepada balita supaya mereka bisa menunggu dengan tenang, atau berikan alat mainan edukatif apabila ada• Kader sebaiknya mengusahakan agar penimbangan ini seperti kegiatan bermain yang gembira sehingga anak tidak merasa takut, mintalah para keluarga pengantar untuk terlibat dalam menimbang balita• Kader sebaiknya saling membantu, apabila tugas di mejanya sudah selesai, bantulah kader lain yang masih sibuk melayani peserta• Dalam melakukan penyuluhan, kader mengutamakan peserta yang keadaan balitanya memang perlu diberi saran-saran atau penyuluhan; selain itu, kader juga bisa melaksanakan penyuluhan kelompok sebelum pendaftaran / penimbangan• Laksanakan kegiatan buka Posyandu dengan disiplin waktu, tidak perlu menunggu keluarga balita yang terlambat, dengan demikian, ibu-ibu yang lain tidak merasa bosan karena menunggu terialu lama

11. PENUTUP SEBELUM KITA AKHIRI MATERI INI, KAMI PERSILAHKAN KEPADA PESERTA UNTUKMENANYAKAN PENJELASAN MATERI YANG BELUM DIPAHAMI

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mereka tak mau digendong ... dan tak mau dipegang tangannya. Berjalan sendiri dengan wajah bersemangat.  Ya ... menambah semangatku untuk lebih giat melayaninya"
Bu Agus Kader dari RT 5

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?