Home Posyandu Sistem Informasi Posyandu

Sistem Informasi Posyandu

Tulisan ini terinspirasi dari sebuah pengalaman menarik tentang sebuah kalimat “Sistem Informasi Posyandu” konon kisah tersebut terjadi pada saat penilaian posyandu teladan tingkat provinsi jambi di kabupaten merangin. Sebuah kalimat pertanyaan meluncur dari seorang tim penilai yang menanyakan “apa yang ibu ketahui tentang SIP” sebenarnya pertanyaan tersebut ditujukan kepada kader, namun karena kader tidak pernah mendengar kata-kata tersebut mereka menanyakan kepada Bidan Desa. Tidak ubahnya dengan kader, bu bidan pun belum pernah mendengar kata-kata tersebut, akhirnya mereka bersama-sama menanyakan kepada petugas kabupaten yang kebetulan ikut mendampingi tim penilai tersebut. Mulai dari petugas kesehatan, dan petugas dari Tim Penggerak PKK pun ditanyakan, semuanya menjawab bahwa mereka baru sekali ini mendengar kalimat “indah” system informasi posyandu itu. Semuanya merasa asing dengan kata-kata Sistem Informasi Posyandu tersebut.

Akhir cerita setelah acara penilaian maka kader-kader punya inisiatif untuk meminta penjelasan dari petugas provinsi yang menanyakan tadi. Petugas tersebut hanya menajawab dengan jawaban singkat, cepat dan “tidak” jelas… mereka hanya menjelaskan bahwa SIP tersebut adalah sebuah system informasi posyandu, yang tampa tahu bentuknya bagaimana dan kegunaannya untuk apa. Dan menurut penilaian saya waktu bahwa petugas provinsi yang berangkutan pun tidak memahami tentang konsep SIP yang mereka tanyakan.

Setelah kejadian tersebut saya berusaha untuk mencari tahu mahluk apa sebenarnya SIP ini. saya coba bertanya kepada mereka yang saya anggap lebih tahu, buku-buku tentang posyandu saya kumpulkan dan saya baca, bahkan sang paman google.com yang konon serba tahupun saya mintai keterangannya. Jawabannya sama, saya kembali menemukan kata-kata system informasi posyandu tampa saya tahu jawaban dari pertanyaan yang ada dibenak saya “ seperti apa mahluknya SIP ini”

Akhirnya saya berkesimpulan sendiri bahwa system informasi posyandu dikabupaten Merangin “bukan” tidak ada atau tidak berjalan sama sekali. Sebab kalau system informasi posyandu tidak berjalan tentulah tidak ada informasi yang dapat kita kumpulkan dari kegiatan-kegiatan posyandu di kabupaten merangin. Namun system informasi posyandu yang berjalan saat ini masih berjalan secara tradisional yang berlangsung secara turun temurun. Artinya semenjak saya mengenal namanya posyandu, system informasinya hanya seperti itu-itu saja, tampa ada pengembangan system dengan baik. sehingga informasi yang di berikan kadang tidak valid dan kurang dapat kita percaya.

Itulah sekilas gambaran singkat tentang kondisi bagaimana penyelenggaraan system informasi posyandu dikabupaten merangin, dan bahkan bisa jadi menggambarkan pelaksanaan SIP di provinsi jambi. Ditambah lagi dengan pengalaman sehari-hari sebagai seorang yang bertugas di bidang promosi kesehatan di dinas kesehatan kabupaten merangin, saya merasakan betul bagaimana susahnya untuk mendapatkan data/informasi yang akurat dan cepat tantang tingkat perkembangan posyandu. Jangankan petugas kabupaten, petugas puskesmas pun, sebagai sumber pemberi data tidak yakin dengan validasi data yang mereka berikan.

Setelah saya mendapatkan “sedikit” pemahaman tentang pentingnya sebuah system informasi dalam kehidupan ini, saya merasa tertarik untuk mengembangkan lebih baik tentang bagaimana membuat atau mengembangkan sebuah system informasi posyandu yang setiap saat dapat memantau tingkat perkembangan posyandu. Tentunya saya berharap nantinya system ini tidak hanya bermanfaat dan di implementasikan bagi pengembangan posyandu di kabupaten merangin saja, namun bisa dimanfaatkan di kabupaten-kabupaten lain diprovinsi jambi, dan tidak menutup kemungkinan bisa dijadikan sebagai acuan dalam penyelenggaraan posyandu ditanah air, yang akhir-akhir ini mulai ditingkatkan kembali.

Untuk mewujudkan harapan saya itu, saya akan coba mengajukan tema tersebut, sebagai tema dalam usulan proposal tesis saya di minat simkes UGM Yogyakarta. Tentunya besar harapan saya, agar tema yang saya ajukan nantinya bisa sejalan dengan pemikiran tuan guru besar sang pembimbing tesis saya.
Kepada pak Anis dan pak Lufthan sang mediator tanguh simkes UGM tentunya saya mengaharapkan bimbingan dan arahan supaya angan-angan saya bisa tercapai dan dapat bermanfaat bagi pembangunan kesehatan di negeri yang tanah, air, udara dan “koruptor”nya yang luar biasa kaya raya ini.

Kepada teman-temanku seperjuangan di peminatan simkes ugm 2007, saya mohon support dan kerjasamanya. Jagan lupa blog simkesugm07kita diposting trussss… and bagi yang belum punya blog, kalau ada kesulitan tanya pada bloger kita. Kepada pak kartiawan, pak susilo, pak johan,pak farid, pak indra, pak muslim, bu desak, dan bapak ibu yang lain, jangan putus asa design dan posting terus blognya….namun yang harus diingat “Walau kita punya blog masing-masing tapi negara kita tetap Negara non-blok” merdeka

 

Sumber : harisn73.wordpress.com

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

"Tentu saja bukan sekedar iseng. Ini satu panggilan yang sangat menyenangkan"
Bu Ida Kader dari RT 2

Banner
Banner
Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?