Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/posyandu/public_html/plugins/system/myApiConnect.php on line 71
Saran-saran melatih anak
Home Sensomotorik Saran-saran melatih anak

Saran-saran melatih anak

 

Ratih Gandasetiawan Dipl.Phy.T (Senso Schule)

Melalui pelatihan aktivitas gerak tubuh sangat membantu perubahan perilaku pada anak. Dapat diberikan sebagai remedial dalam menangani anak-anak yang mengalami gangguan pada sistim syarafnya, terutama ssitem syaraf sensori yang menunjukan bahwa anak mempunyai beberapa perilaku yang tidak umum. Pelatihan aktivitas gerak tubuh (Psikomotor) dapat memperbaiki perasaan iritasi, hyperaktivitas, impulsivitas yang ada pada anak.

Dan bila motorik dasar anak sudah berkembang optimal (mulai usia 4 th bisa dilihat melalui Tes Kemampuan dasar) diharapkan anak sudah mulai mampu dengan sendirinya melatih pengenalan batasan-batasan, misalnya apa yang boleh dilakukan, dan apa yang dilarang. Dan ini kami sebut sebagai suatu prinsip dasar pada kehidupan manusia , yang juga harus diketahui anak. Dan selanjutnya anak akan lebih mudah dalam mempelajari bahasanya dan juga pelatihan motorik halus (koordinasi Propirioceptisnya), yang lebih membutuhkan konsentrasi.


Hal yang harus diperhatikan pada saat melatih :

  1. Suasana pelatihan harus spontan dan menyenangkan bagi anak dan pelatih, sehingga terapis bisa ikut memantau perkembangan yang dicapai anak. Disamping itu anak terlihat puas dan suka untuk ikut dalam pelatihan aktivitas gerak tubuh.

  2. Dalam hal ini anak diajak untuk menyadari bahwa perasaan suka dan reaksi spontan itu akan sangat membantu untuk mengatur dan mengontrol diri mereka sendiri. Dan mereka juga harus siap untuk merespons bila ada hal-hal yang lainnya. Banyak anak yang sudah menyadari hal-hal seperti ini sejak kecil karena mereka sudah dapat mengotrol diri mereka sendiri untuk tidak terjatuh atau menabrak–nabrak. Tapi hal mengontrol diri tidak terlalu sulit untuk dipelajari bila hal ini kita lakukan secara berulang-ulang dan tidak harus pada situasi yang sama .

  3. Setiap latihan aktivitas gerak tubuh sudah harus termasuk latihan-latihan yang dapat membantu anak untuk berkreasi.

  4. Latihan–latihan yang sangat spesifik seperti pengenalan konsep bentuk, sequensial, dan pelatihan yang ada hubungannya dengan menulis tidak harus selalu ada pada setiap pelatihan. Karena hal seperti ini umumnya anak akan belajar dengan sendirinya.

  5. Terapis juga harus mengetahui dengan jelas apa yang dimaksudkan dengan prinsip dasar dan apa yang hanya berlaku sewaktu-waktu. Semua pelatihan harus mempunyai cara pelatihan yang bervariasi dan harus mengacu kepada kemampuan masing-masing anak, juga ketertarikan anak .

  6. Merupakan suatu hal yang sangat penting untuk memberikan anak perasaan sukses pada setiap bentuk pelatihan, meskipun ada beberapa diantara mereka yang masih memperlihatkan kesulitannya dalam menjalankan aktivitas gerak tubuhnya. Anak akan terlihat sangat ragu-ragu melakukan aktivitasnya bila terapis terlalu kaku dalam memberikan pelatihannya.

 


 

Sumber: Senso Schule

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

" Mereka tak mau digendong ... dan tak mau dipegang tangannya. Berjalan sendiri dengan wajah bersemangat.  Ya ... menambah semangatku untuk lebih giat melayaninya"
Bu Agus Kader dari RT 5

Banner
free counters
Free counters

My site is worth$15,643.58Your website value?